LOVE AND JIHAD
Senin, 14 Februari 2011 by Nazirama in Label:


Ini adalah suatu kisah tentang seorang pemuda yang bernama salahuddin, ia ingin sekali mempunyai pasangan hidup yang diharapkan nya. Gadis yang diharapkan nya tersebut adalah teman masa kecilnya dahulu bernama Annisa.
            Sejak kecil mereka sudah saling mengenali, begitu juga dengan ibu mereka, karena mereka selalu bermain bersama pada saat mereka kecil, dan ibu mereka selalu menjaga mereka di kala mereka bermain.


            7 tahun berlalu, 7 tahun juga mereka telah berpisah, karena berbeda sekolah. Dan mereka sudah saling lupa akan teman bermain nya masa kecil.


            Ternyata tak disangka, pada saat mereka berusia remaja (sekitar 13 tahun) mereka dipertemukan kembali oleh Allah swt di bulan yang indah, yaitu bulan ramadhan,tepatnya seusai solat tarawih. Disitu Salahuddin melihat seorang gadis yang pernah ia kenal. lalu, Disitu Salahuddin  bertanya kepada gadis tersebut karena saking penasarannya “ Assalamualaikum! sepertinya aku mengenali kamu. Boleh tau, namanya siapa ya?" . kata Salahuddin. lalu gadis tersebut melihat kearah Salahuddin dan berkata“waalaikumsalam, nama saya Annisa, kamu siapa ya?.......... haaaah? salahuddin? ini kamu?" “haha, iya ,ini aku Salahuddin ya Annisa! apa kabar? wah, tak disangka kamu sudah remaja sekarang” kata salahuddin. “haha iya kamu juga , kabar aku baik kok, bagaimana dengan kamu ya Salahuddin?” kata Annisa. "Alhamdulilah nis, aku baik baik saja, sama seperti keadaan mu sekarang".


            Setelah pertemuan yang tak disangka itu, mereka jadi sering berkomunikasi melalui media elektronik, mengapa melalui media elektronik? karena, islam kan melarang bertatap langsung dengan yang bukan mahramnya, kecuali dalam hal belajar mengajar dan jual beli. Dalam hubungan komunikasi,  Mereka selalu bertanya Tanya tentang kabar, keluarga, sekolah, sehingga mereka saling mengetahui diantara mereka.


            Dari keseringan berkomunikasi dan perhatian di antara mereka, Timbulah rasa cinta atau rasa suka di antara mereka. Meskipun begitu, mereka tidak mau ber couple atau ber pacaran. Karena bercouple itu di larang dalam islam.  Jadi, mereka hanya berkomunikasi sewajarnya saja. Tiap malam seusai belajar lah mereka sering berkomunikasi. Kata2 manis tak jarang keluar dari komunikasi mereka. Dan mereka pun selalu saling mengingatkan untuk beribadah kepada Allah swt. Betapa indahnya hubungan pertemanan mereka.


Mereka sadar bercouple itu dilarang, karena Dalam alqur’an telah di sebutkan:


“Katakanlah kepada orang-orang mukmin laki-laki: ‘Hendaklah mereka itu menundukkan sebahagian pandangannya dan menjaga kemaluannya ’ Dan katakanlah kepada orang-orang mukmin perempuan: ‘Hendaknya mereka itu menundukkan sebahagian pandangannya dan menjaga kemaluannya …’.”
(An-Nur: 30–31).





       Tahun  demi tahun telah terlewati, tak disangka hubungan pertemanan mereka telah lama  terjalin hingga mereka dewasa. 

Disetiap seusai salat, salahuddin selalu memohon pada Allah, untuk dijodohkan dengan  annisa 

“ya, Allah, jodohkan lah hamba mu ini dengan nya ya Allah, iya adalah gadis solehah yang saya ketahui, iya jarang sekali keluar dari rumah, keluar dari rumah pun jika ada kepentingan, atau jalan dengan ortu, Ya Allah hamba mu ini memohon ya Allah, izin kan hamba mu ini memohon ya Allah, dengan ini aku berjanji ya Allah, cintaku kepada Annisa tidak akan melebihi cinta  ku padaMu dan rasul Mu ya Allah”
  
sampai sampai iya tertidur seusai berdoa, karena energinya terkuras dengan tangisan beserta doa2 nya. Salahuddin berharap semua doa nya  di kabulkan oleh Allah swt.

 Tetapi Allah berkata lain, keesokan harinya Salahuddin mendapatkan kabar bahwa Annisa telah berpulang,setelah salahuddin mendengar berita itu ia langsung bergegas kerumah annisa dengan air mata yang berlinang seraya berkata “Ya Allah mengapa engkau begitu cepat mengambilnya ya Allah, tapi tidak apa apa, mungkin inilah yang terbaik bagi annisa dan diriku” sesampai di rumah duka ia meminta maaf pada kedua orang tua Annisa “pak, bu, bila salahuddin  ada salah mohon dimaaf kan” “iya salahuddin, tidak apa apa. Setelah itu mereka dengan rekan rekan , menguburkan jenazah Annisa, saat penguburan jenazah annisa, salahuddin ditunjuk untuk memimpin doa. Dengan senang hati ia memimpin. Dengan air mata yang berlinang, namun tidak deras. Ia panjatkan doa kepada Allah, agar Annisa di beri tempat yang layak. Setelah penguburan selesai. Semua pulang kerumah masing2.

Pada malam hari, salahuddin berta’ziah kerumah duka, disitu ia berbincang bincang pada orang tua Annisa. Lalu orang tua Anisa berkata:
 “O, iya, Salahuddin, sebelum ajal nya menjemput, annisa sering bercerita tentang kamu loh salahuddin, kamu adalah orang yang soleh baginya, ia senang dengan kamu”
“haha terimakasih, bu!, saya juga senang dengan nya”.
“hahaha, ya ya kami tahu”. Kata orang tua almarhum
Seusai bertakziah ia pun kembali pulang kerumah.
            
              Sesampai dirumah, ia tidur, lalu tiba-tiba ia bermimpi kalau dia akan mendapatkan Annisa, gadis yang ia impikan itu.
         
         Karena mimpi tersebut, Salahuddin menjadi pantang menyerah untuk mendapatkan Annisa walaupun Annisa telah wafat, ia berdoa berdoa dan berdoa terus setiap hari untuk mendapatkan ridho Allah agar diizinkan Annisa menjadi pasangan hidupnya (diakhirat).


             telah lama Salahuddin menanti jodoh dari Allah, dan akhirnya  Allah menjodohkan salahuddin dengan gadis lain, tentunya ia solehah. Salahuddin bersyukur pada Allah karena Allah telah memberi nya jodoh di dunia ini, meskipun bukan gadis impiannya Annisa.


           Pada suatu hari salahuddin tertambat hatinya untuk ber jihad memperjuangkan agama Allah di palestina, sembari membantu pasukan2 palestina melawan musuh Allah.  ia berjihad bersama rekan rekan dan sahabat2 nya.
         
           Peperangan pun dimulai, istri Salahuddin pun khawatir dgn keadaan suami nya di palestina. Yang bisa diberi nya hanyalah doa dan doa untuk suaminya.


Lalu, Pasukan Israel pun datang dengan senjata2 canggih nya. Sedangkan salahuddin dan rekan2 nya hanya mempunyai revolver dan ak-47. Anak kecil pun tidak mau kalah, mereka melawan tank2 israel menggunakan ketapel, disini terjadi hal yang sangat menakjubkan, ketapel dapat mengalahkan 1 buah tank, batu dari ketapel tersebut di robah oleh Allah menjadi peluru yang amat kuat, sehingga 1 buah batu dapat menghancurkan 1 tank. Betapa mahabesarnya Allah swt.


Salahuddin dan rekan2 memasang strategi yang bagus, sehingga dapat memusnah kan stengah dari tentara2 tersebut dengan ak-47 nya.
Tetapi, tiba2 tak disangka peluru menghujani tubuh Salahuddin , lalu ia berkata, lailahailallah muhammadarasulullah, aku berjihad di jalan mu, untuk meluruskan agama mu ya Allah.

sekilas info:

"Sesungguhnya bagi yang mati syahid ada bagian di sisi Alloh sebanyak tujuh bagian: Pertama; diampuni dosanya semenjak darahnya tertumpah, Kedua; diperlilhatkan tempatnya di surga, Ketiga; dihiasi dengan perhiasan iman, Keempat, dinikahkan dengan huuril'in (bidadari yang bermata jeli), Kelima; diselamatkan dari siksa kubur, Keenam; diamankan dari goncangan besar (kiamat), Ketujuh; diletakkan di atas kepalanya mahkota kebesaran yang terbuat dari yaqut yang lebih baik dari dunia dan seisinya, Kedelapan; dinikahkan dengna tujuhpuluh dua bidadari, Kesembilan; bisa memberi syafa'at kepada tujuh puluh orang kaum kerabatnya". (HR. Ahmad, At-Tirmidzi dan Ibnu Hibban).

Lalu, malaikat mengangkat salahuddin ke surga. Disana ia diberi syafaat, syafaat itu di gunakan untuk menolong 70 kaumnya, salah satunya ialah Salahuddin memohon agar istrinya di beri pengganti yang soleh, dan mengampuni dosa2 istrinya di bumi.  dan ia di beri oleh Allah tujuh puluh dua bidadari, tetapi, salahuddin menolaknya, seraya berkata: “Ya Allah aku menginginkan Annisa, boleh kah aku bersamanya?”

Akhirnya Allah menukarkan tujuh puluh dua bidadari tersebut dengan gadis impiannya, Annisa.Di surga, salahuddin melepaskan kangen nya dengan Annisa, "Annisa ini kah kamu? kata salahuddin. "iya salahuddin" sembari berpelukan. Dalam hati, salahuddin berkata " ya Allah terima kasih telah mengabulkan doa ku, engkau lah yang maha pemberi, lagi maha penyayang, dan alhamdulilah amal ibadah ku slama di dunia tidak lah sia sia"
.subhanallah betapa maha pemberi nya Allah itu.
             akhirnya mereka berdua menjadi pasangan                              yang bahagia dan abadi di akhirat.


(fiuh, semoga cerpen ini dapat diambil hikmah nya.
sdikit capek buat cerpen ini, tapi enak nya kalo cerpennya ditanggap, apalagi kalau di kasih kritik dan saran . hehe, kalo mau, langsung ke FB aja ya) trims ;)

bila ada kesamaan nama, mohon maaf, mungkin itu hanya kebetulan belaka.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Posting Komentar